Purbaya Yudhi Sadewa: Anggaran Makan Bergizi Gratis Bisa Dipangkas Rp 40 Triliun

Sinta Nur

Purbaya Yudhi Sadewa: Anggaran Makan Bergizi Gratis Bisa Dipangkas Rp 40 Triliun
Purbaya Yudhi Sadewa: Anggaran Makan Bergizi Gratis Bisa Dipangkas Rp 40 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi dipangkas secara signifikan, dengan estimasi pemangkasan mencapai lebih dari Rp 40 triliun.

Pemangkasan ini merupakan hasil dari upaya efisiensi yang diusulkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan rencananya akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Munas NU 2026 di Kediri Ricuh Usai Penetapan Lokasi Muktamar

Purbaya menjelaskan bahwa hasil evaluasi yang dilakukan oleh BGN menunjukkan masih terdapat ruang untuk efisiensi dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyatakan, "Kalau kemarin saya lihat proposalnya ada efisiensi yang lebih bagus.

Walaupun masih bisa dikurangi sedikit lagi." Ia menegaskan bahwa pemangkasan anggaran diharapkan dapat memastikan bahwa pelaksanaan program tetap berjalan dengan baik.

Kapolri Jelaskan Kewenangan Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa ke Jaksa

Purbaya menekankan bahwa usulan pemangkasan anggaran ini bukan berasal dari Kementerian Keuangan, melainkan dari BGN sendiri. Ia juga mengungkapkan bahwa anggaran MBG untuk tahun penuh diperkirakan akan lebih rendah dari Rp 268 triliun. "Nanti akan di bawah itu. Tapi untuk detail nanti biar Kepala BGN yang melaporkan," ujarnya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menambahkan bahwa BGN telah berkomitmen untuk melakukan penghematan minimal Rp 40 triliun, baik untuk pelaksanaan program tahun ini maupun tahun anggaran berikutnya. Menurut Zainul, BGN diberi waktu dua minggu untuk merampungkan perhitungan efisiensi anggaran MBG tersebut.

Komisi IX DPR juga telah menyetujui empat langkah efisiensi yang diajukan oleh BGN.

Langkah-langkah tersebut meliputi evaluasi jumlah penerima manfaat, pengurangan frekuensi pemberian makanan dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan, penyesuaian insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta penerapan sistem klasterisasi SPPG berdasarkan kapasitas dan kinerja.

Dengan langkah-langkah efisiensi ini, anggaran MBG yang sebelumnya diusulkan sekitar Rp 270 triliun untuk tahun 2027 diperkirakan akan turun secara signifikan. Hal ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata kelola dan efisiensi penggunaan anggaran program MBG.

Tinggalkan komentar