Transaksi Saham Sido Muncul Capai Rp 3,4 Miliar di BEI

Hayati Intisari

Transaksi Saham Sido Muncul Capai Rp 3,4 Miliar di BEI
Transaksi Saham Sido Muncul Capai Rp 3,4 Miliar di BEI

JAKARTA, Dilansir dari investor.id, transaksi saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 26 Juni 2026, mencapai nilai Rp 3,4 miliar.

Transaksi ini melibatkan 90.561 lot saham SIDO yang diperdagangkan dengan harga Rp 373 per lot, menunjukkan minat investor meskipun nilai tersebut tidak mencapai puluhan miliar. Dalam perdagangan reguler, hanya 2,27 juta saham Sido Muncul yang terjual dengan frekuensi 846 kali, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 847 juta.

Menteri PKP: Lahan Meikarta Diserahkan ke Kemenkeu untuk Rusun Subsidi

Hal ini menunjukkan bahwa transaksi di pasar negosiasi jauh lebih signifikan dibandingkan dengan volume perdagangan di pasar reguler, meskipun secara keseluruhan masih tertekan.

Saham Sido Muncul mengalami tekanan yang cukup signifikan, dengan penurunan lebih dari 28% dalam tiga bulan terakhir. Penurunan ini sejalan dengan proyeksi kinerja Sido Muncul untuk tahun ini yang juga mengalami penurunan.

Transformasi Energi Bersih Pertamina Perkuat Reputasi Global Menurut FKBI

Kiwoom Sekuritas Indonesia telah merevisi estimasi pendapatan SIDO menjadi Rp 4,14 triliun, yang mencerminkan pertumbuhan yang sangat moderat sebesar 1,5% year-on-year (yoy). Proyeksi laba bersih juga dipangkas menjadi Rp 1,19 triliun, turun 2,6% yoy, yang menunjukkan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam mencapai target kinerja yang lebih baik.

Azis, analis dari Kiwoom Sekuritas, menjelaskan bahwa pelemahan kinerja ini disebabkan oleh normalisasi persediaan distributor dan kenaikan biaya tenaga kerja. Meskipun segmen farmasi menunjukkan pertumbuhan yang positif sebesar 26,2% yoy, segmen herbal dan makanan dan minuman (F&B) mengalami tekanan yang cukup berat.

Hal ini menambah tantangan bagi Sido Muncul dalam mempertahankan kinerja yang stabil di tengah kondisi pasar yang kompetitif.

Kiwoom Sekuritas mempertahankan rekomendasi hold untuk saham Sido Muncul, dengan target harga yang diturunkan menjadi Rp 420 dari sebelumnya Rp 595.

Risiko utama yang dihadapi perusahaan mencakup pelemahan daya beli masyarakat yang lebih dalam dari perkiraan, makin ketatnya persaingan pasar, serta kenaikan biaya operasional yang dapat menggerus profitabilitas. Dengan kondisi ini, investor diharapkan untuk tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi terkait saham Sido Muncul.

Tinggalkan komentar