Kemenkeu Pastikan Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Ganggu Pasar SBN

Aoi Hyuga

Kemenkeu Pastikan Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Ganggu Pasar SBN
Kemenkeu Pastikan Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Ganggu Pasar SBN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa rencana penerbitan Patriot Bond dan Merah Putih Bond oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) tidak akan mengganggu pasar surat utang domestik.

Menurut pemerintah, kehadiran kedua instrumen ini justru akan memperluas pilihan investasi dan memperkuat diversifikasi sumber pembiayaan pembangunan nasional.

Kemenkeu Luncurkan Fitur Perdana untuk Pengawasan Dana Transfer ke Daerah

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kemenkeu, Herman Saheruddin, menjelaskan bahwa berbagai risiko yang mungkin muncul dari penerbitan instrumen baru ini telah diantisipasi. Ia menekankan pentingnya memiliki pembiayaan yang tidak tergantung pada satu sumber saja, sehingga lebih terdiversifikasi.

“Yang penting kita punya pembiayaan yang tidak tergantung pada itu-itu aja,” ujar Herman di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

Menkeu Purbaya Tegaskan Penindakan Terhadap Pakaian Bekas Impor Ilegal

Herman menambahkan bahwa Patriot Bond dan Merah Putih Bond akan menjadi alternatif sumber pembiayaan jangka panjang yang melengkapi instrumen pemerintah yang selama ini tersedia di pasar keuangan.

Selama ini, pemerintah mengandalkan instrumen seperti Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Negara (SBN) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan negara dan pembangunan. Dengan hadirnya instrumen yang diterbitkan Danantara, sebagian kebutuhan pembiayaan investasi dapat ditangani melalui jalur yang berbeda.

“Tugas kami agak berkurang, karena ada yang di-handle Danantara. Menurut saya, tidak akan terjadi crowding out, karena masing-masing sudah ada channel-nya. Makanya namanya Surat Utang Danantara bukan Surat Utang Negara,” tuturnya.

Herman juga menjelaskan bahwa setiap produk investasi memiliki karakteristik, profil risiko, dan target investor yang berbeda. Oleh karena itu, kehadiran Patriot Bond dan Merah Putih Bond dinilai tidak akan mengurangi minat investor terhadap instrumen pemerintah, melainkan justru memperkaya pilihan investasi yang tersedia di pasar.

“Kami tidak khawatir kalau SBN kita itu nanti ke depan peminatnya berkurang, justru malah memberikan pilihan. Kalau di teori ekonomi disebut more choice is better,” kata Herman.

Tinggalkan komentar