Gempa Kembar Guncang Caracas, Jurnalis Terjebak di Lift Saat Bencana

Zeko Arabian

Gempa Kembar Guncang Caracas, Jurnalis Terjebak di Lift Saat Bencana
Gempa Kembar Guncang Caracas, Jurnalis Terjebak di Lift Saat Bencana

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah utara Caracas, Venezuela, pada 21 Oktober 2023, memaksa pemerintah untuk menetapkan status darurat nasional. Ratusan bangunan residensial dilaporkan roboh akibat bencana yang terjadi dalam interval waktu sangat singkat ini.

Kehadiran gempa susulan berkekuatan besar hanya berselang 40 detik dari guncangan pertama menjadi faktor yang memperparah situasi, melipatgandakan kerusakan struktural dan membuat proses evakuasi warga menjadi sangat berisiko.

Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026, Dampak bagi Mobil Tua

Otoritas penanggulangan bencana kini berkejaran dengan waktu untuk menyisir puing-puing di ibu kota yang hancur. Tim penyelamat dikerahkan secara masif untuk mencari korban yang diduga masih terperangkap di bawah reruntuhan.

Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, langsung mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam peristiwa ini dan segera mengambil kebijakan darurat nasional untuk mempercepat mobilisasi bantuan ke titik-titik paling terdampak. Penanganan korban cedera kini dipusatkan pada area pemukiman padat di bagian utara Caracas.

Delegasi Iran Berangkat ke Swiss untuk Negosiasi dengan Amerika Serikat

Kepanikan massal melanda warga yang bertahan di luar ruangan karena khawatir akan adanya robohan susulan. Dalam situasi yang mencekam ini, seorang jurnalis lepas bernama Tony Frangie Mawad terjebak di dalam lift saat gempa pertama mulai menghentak bangunannya.

Ia menceritakan momen mendebarkan ketika lift yang dinaikinya mendadak hilang kendali menuju lantai dasar. “Begitu saya masuk ke dalam lift, lift itu langsung berguncang hebat dari sisi ke sisi dan turun dengan sangat cepat,” ungkap Mawad kepada Elex Michaelson dari CNN.

Awalnya, ia mengira bahwa fasilitas pengangkut di gedung apartemennya tersebut hanya mengalami kerusakan mekanis biasa. Namun, kesadaran akan situasi bencana baru muncul setelah pintu terbuka di lantai bawah tanah dan ia melihat kepanikan di sekitarnya.

“Awalnya saya pikir itu hanya malfungsi,” kenang Mawad, sebelum ia sepenuhnya menyadari apa yang sedang terjadi di luar lift.

Tinggalkan komentar