Waskita Karya Terus Berkontribusi pada Pembangunan Infrastruktur Jakarta

Virgiawan Mahardika

Waskita Karya Terus Berkontribusi pada Pembangunan Infrastruktur Jakarta
Waskita Karya Terus Berkontribusi pada Pembangunan Infrastruktur Jakarta

PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur Jakarta, termasuk proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai senilai Rp 4,1 triliun. Proyek ini bertujuan menghubungkan Jakarta Timur dan Jakarta Pusat dan memperkuat integrasi antarmoda di Stasiun Manggarai.

Kehadiran jalur LRT diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik, mengurangi kemacetan, dan mendukung penurunan emisi karbon di kawasan metropolitan. Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Hingga 70% untuk Produk Tertentu

Dalam keterangan tertulisnya, Ermy menyebut, "Jakarta bukan hanya pusat bisnis dan pemerintahan, tetapi juga episentrum pertumbuhan ekonomi nasional. Kami merasa terhormat dapat berperan dalam infrastruktur yang mendukung mobilitas masyarakat." Jejak kontribusi Waskita di Jakarta telah dimulai sejak 1973.

Selama lebih dari lima dekade, Waskita telah menghadirkan berbagai infrastruktur penting, termasuk transportasi publik, gedung pencakar langit, dan fasilitas kesehatan. Salah satu karya ikonik Waskita adalah Halte Transjakarta Tosari, yang berfungsi sebagai simpul transportasi sekaligus destinasi masyarakat.

Bapenda DKI Jakarta Sediakan Layanan Pembetulan Data PBB-P2 Secara Online

Ermy menjelaskan, "Halte Tosari menunjukkan bahwa infrastruktur harus fungsional dan memberikan pengalaman baru bagi masyarakat." Waskita juga merevitalisasi sejumlah halte lain seperti Dukuh Atas 1 dan Cikoko untuk menciptakan sistem transportasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pembangunan Stasiun BNI City menjadi salah satu contoh kontribusi Waskita dalam meningkatkan konektivitas di Jakarta. Stasiun ini kini menjadi gerbang utama menuju Bandara Soekarno-Hatta. Waskita juga membangun landmark ikonik seperti Wisma 46 dan Plaza Mandiri.

Wisma 46, dengan tinggi 262 meter, menjadi simbol modernisasi Jakarta dan pusat aktivitas bisnis. Ermy mengungkapkan kebanggaannya, "Karya kami tidak hanya aset fisik tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik." Pembangunan juga mencakup kawasan Kompleks Bank Indonesia.

Waskita membangun berbagai fasilitas yang sering digunakan masyarakat, termasuk pusat perbelanjaan dan rumah ibadah. Banyak ikon Jakarta seperti Senayan City dan Masjid Istiqlal merupakan bagian dari karya Waskita. Di sektor kesehatan, Waskita berkontribusi dalam pembangunan rumah sakit selama masa pandemi.

Saat ini, Waskita tengah menyelesaikan pembangunan Kantor Kedutaan Besar India di Jakarta Selatan. Ermy menambahkan, "Selama lebih dari setengah abad, kami bertumbuh bersama Jakarta. Komitmen itu akan terus berlanjut untuk mendukung Jakarta dalam mencapai masa depan yang lebih baik."

Tinggalkan komentar