Pemerintah Lanjutkan Program Magang Nasional dan Vokasi Semester II-2026

Virgiawan Mahardika

Pemerintah Lanjutkan Program Magang Nasional dan Vokasi Semester II-2026
Pemerintah Lanjutkan Program Magang Nasional dan Vokasi Semester II-2026

Pemerintah Republik Indonesia telah resmi melanjutkan Program Magang Nasional dan pelatihan vokasi pada semester II-2026. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional, dengan alokasi anggaran sebesar Rp6,26 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal tersebut di Jakarta pada Senin, 22 Juni 2026. Dia menekankan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi penggerak perekonomian di masyarakat.

IHSG Dibuka Turun 40 Poin ke Level 6.077 pada Perdagangan Hari Ini

Dalam paket stimulus ekonomi semester II-2026, anggaran tersebut dibagi menjadi Rp4,14 triliun untuk Program Magang Nasional yang akan menjangkau 150 ribu peserta, serta Rp2,12 triliun untuk pelatihan vokasi.

Program vokasi akan diprioritaskan untuk 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja.

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Hingga 70% untuk Produk Tertentu

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai bahwa Program Magang Nasional telah terbukti mampu meningkatkan kompetensi peserta.

Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan terhadap alumni program magang, yang menjaring 102,6 ribu peserta dari 370,5 ribu pendaftar yang ditempatkan di 8.048 perusahaan dan instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

Peserta program mendapatkan uang saku setara dengan upah minimum, perlindungan melalui Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), pendampingan oleh mentor, serta kesempatan untuk mengikuti sertifikasi kompetensi BNSP.

Survei terhadap 65.245 peserta menunjukkan bahwa 84,26 persen respondens merasa puas atau sangat puas dengan Program Magang Nasional. Dari sisi ekonomi, 67,13 persen responden mengakui bahwa program ini membantu atau sangat membantu kondisi ekonomi mereka dan keluarga.

Sementara itu, survei terhadap 7.217 perusahaan dan instansi penyelenggara magang juga menunjukkan hasil positif, dengan 84,13 persen menyatakan puas atau sangat puas terhadap kontribusi yang diberikan oleh peserta magang.

Yassierli menyebutkan, hasil survei ini merupakan umpan balik yang positif untuk pelaksanaan program magang pada angkatan II mendatang.

Tinggalkan komentar