HBL Mantiri Resmi Menjadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

Zeko Arabian

HBL Mantiri Resmi Menjadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
HBL Mantiri Resmi Menjadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

Jenderal TNI (Purn.) HBL Mantiri resmi dikukuhkan sebagai Ketua Badan Pertimbangan Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) pada tanggal 10 Oktober 2023. Pengukuhan ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Umum PPAD Mayjen TNI (Purn.) Dr.

Komaruddin Simanjuntak, S.SIP., M.Sc., dan dihadiri oleh 45 anggota Badan Pertimbangan Pusat serta sejumlah purnawirawan lainnya. Acara tersebut juga dihadiri oleh Jenderal TNI (Purn.) Agustadi Sasongko Purnomo dan Letjen TNI (Purn.) Kiki Syahnakri, serta jajaran Pengurus Pusat PPAD dan perwakilan Purnawirawan KOWAD.

Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan Malam Ini Setelah Dirawat

Beberapa peserta mengikuti acara secara daring, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Komaruddin menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan HBL Mantiri, yang dinilai akan memperkuat peran Badan Pertimbangan Pusat sebagai mitra strategis Dewan Pengurus Pusat PPAD.

Rieke Diah Pitaloka Mengecam Penyekapan Yuvita di Bandung Selama Tiga Tahun

Ia menekankan bahwa pengalaman dan rekam jejak Mantiri menjadi modal penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan yang selama ini dipegang oleh PPAD.

“Beliau adalah sosok yang selalu menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ungkap Komaruddin, menekankan integritas dan wawasan luas yang dimiliki Mantiri.

Komaruddin juga memberikan penghormatan kepada almarhum Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, yang sebelumnya memimpin Badan Pertimbangan Pusat PPAD. Ia menilai almarhum telah meninggalkan warisan berupa keteladanan, semangat kebangsaan, dan fondasi moral yang akan terus menjadi pedoman bagi organisasi.

Selain itu, Komaruddin menyampaikan apresiasi kepada para sesepuh dan seluruh jajaran PPAD yang telah mengawal proses pergantian kepemimpinan dengan musyawarah dan rasa tanggung jawab bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Komaruddin mengingatkan seluruh anggota PPAD untuk menjaga jati diri organisasi sebagai kekuatan moral bangsa, bukan sebagai kekuatan politik praktis.

Ia menegaskan pentingnya pandangan yang objektif dan konstruktif terhadap berbagai persoalan kebangsaan, serta menekankan agar organisasi tidak terseret dalam kepentingan politik maupun ambisi kekuasaan. Dengan demikian, diharapkan PPAD dapat terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Tinggalkan komentar