Buka Jalan untuk Difabel, PNM Gelar Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian

Hayati Intisari

Buka Jalan untuk Difabel, PNM Gelar Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
Buka Jalan untuk Difabel, PNM Gelar Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian

Sebanyak 30 peserta dari komunitas difabel di Kabupaten Brebes dan sekitarnya mengikuti pelatihan keterampilan menjahit dengan skema Operator Jahit Sepatu.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bekerja sama dengan Mandiri Taspen di Gedung Islamic Center Brebes, dan bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia.

PNM Perkuat Kinerja dan Layanan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultra Mikro

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat partisipasi kerja penyandang disabilitas masih tergolong rendah. Keterbatasan akses pelatihan dan kesempatan kerja menjadi salah satu faktor yang menghambat mereka untuk mandiri secara ekonomi.

Dalam konteks ini, Program Vokasi Disabilitas diharapkan dapat membuka akses yang lebih setara bagi kelompok rentan ini.

BI Perkirakan Kenaikan Harga Pertamax Dorong Inflasi, Mendag Siapkan Stimulus

Selama lima hari ke depan, para peserta akan mendapatkan pembekalan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Setelah menyelesaikan pelatihan, mereka juga akan memiliki kesempatan untuk mengikuti proses penempatan kerja di perusahaan industri sepatu yang beroperasi di wilayah Brebes.

Hal ini diharapkan dapat memberikan peluang kerja yang lebih baik bagi mereka.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan pentingnya pemberdayaan yang berkelanjutan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Ia menyatakan, "Setiap orang memiliki potensi untuk berkembang apabila diberikan kesempatan dan akses yang tepat.

Melalui program ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki peluang yang lebih besar untuk mandiri, berkarya, dan meningkatkan kualitas hidupnya."

Pelatihan ini bukan hanya sekadar ruang belajar keterampilan, tetapi juga menjadi harapan baru bagi para peserta untuk masa depan yang lebih baik. Salah satu peserta menyatakan, "Selama ini kami sering merasa kesempatan kerja itu terbatas.

Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan ilmu baru sekaligus kepercayaan diri bahwa kami juga mampu bekerja dan berkarya.

Semoga setelah pelatihan ini kami bisa mendapatkan pekerjaan dan membantu keluarga." Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi langkah kecil yang menghadirkan perubahan nyata bagi para peserta, membuka peluang bagi mereka untuk hidup mandiri dan berkontribusi secara ekonomi.

Tinggalkan komentar