PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) berencana untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026. Hasil dana IPO ini akan dialokasikan untuk pembayaran utang dan ekspansi usaha.
Berdasarkan prospektus singkat, perusahaan akan melepas 2,25 miliar saham, setara 20,02% dari total modal setelah IPO, dengan harga Rp 135 hingga Rp 170 per saham. Potensi total nilai emisi mencapai Rp 429,25 miliar.
Dana hasil IPO akan diperuntukkan bagi beberapa keperluan usaha. Sekitar 6,98% akan digunakan untuk melunasi seluruh pokok utang kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Manajemen menjelaskan, sekitar 18,64% dari dana IPO ini juga akan dipakai untuk belanja modal, terutama untuk pembangunan wahana bermain dan belajar edukatif yang dinamakan Cipungland. Hal ini dijelaskan dalam prospektus yang diterima pada Selasa, 23 Juni 2026.
Selanjutnya, sekitar 37,61% dari dana akan dialokasikan bagi belanja operasional penyelenggaraan konser yang menghadirkan artis lokal dan internasional di berbagai kota di Indonesia.
Selain itu, sekitar 8,15% dari dana IPO direncanakan untuk membentuk entitas usaha baru bersama PT Feedloop Global Teknologi, fokus pada pengembangan bisnis teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Tidak hanya itu, sekitar 19,80% dari dana IPO juga akan digunakan untuk mengakuisisi saham PT Rans Kosmetika Indonesia. Sisa dana IPO akan digunakan untuk penyetoran modal kepada entitas anak RANS, RNS.
Dengan langkah IPO ini, RANS menargetkan untuk memperkuat posisi usaha dan mendukung ekspansi lebih lanjut dalam berbagai sektor. Secara keseluruhan, langkah ini dianggap penting untuk kelangsungan dan perkembangan perusahaan ke depannya.












Tinggalkan komentar