Menteri Keuangan Kaji Ulang Penambahan Layer Cukai Rokok Usai Penolakan DPR

Virgiawan Mahardika

Menteri Keuangan Kaji Ulang Penambahan Layer Cukai Rokok Usai Penolakan DPR
Menteri Keuangan Kaji Ulang Penambahan Layer Cukai Rokok Usai Penolakan DPR

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan meninjau kembali rencana penambahan lapisan baru dalam struktur tarif cukai rokok, menanggapi penolakan dari DPR RI.

Rencana ini ditolak khususnya oleh Badan Anggaran DPR. Purbaya menyatakan bahwa hingga saat ini, formulasi penambahan lapisan tarif cukai masih dalam proses pembahasan di internal pemerintah.

Kementerian UMKM Wajibkan Diskon 50% Biaya Layanan untuk Usaha Kecil dan Mikro

Dia menambahkan, rencana tersebut belum dibawa ke DPR untuk dibahas bersama. "Belum, kami belum ke DPR kan. Jadi kalau disuruh kaji, pasti kami kaji, tentunya kami kaji," ujar Purbaya saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Purbaya menjelaskan, penambahan layer tarif cukai dirancang sebagai alat untuk menarik produsen rokok gelap beralih ke jalur resmi. Kebijakan ini bertujuan untuk menghindari kebocoran penerimaan negara yang selama ini merugikan.

Dua Menteri Bahas Dampak Pemadaman Listrik Bergilir, Minta PLN Segera Atasi

Dia mengakui bahwa skema cukai baru tidak akan dapat beroperasi dengan sempurna saat pertama kali diterapkan. Namun, Purbaya yakin kebijakan transisi ini lebih efektif dibandingkan membiarkan sistem cukai yang ada berjalan tanpa perbaikan.

Purbaya menyatakan, "Yang ilegal terlalu banyak beredar. Kalau mau tutup semua ilegal sekarang tanpa kesempatan mereka untuk menjadi legal, itu enggak terlalu fair buat mereka," tegasnya.

Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani isu cukai rokok dan perlindungan bagi produsen rokok yang selama ini beroperasi di luar ketentuan.

Pemerintah berupaya merumuskan kebijakan yang tidak hanya tegas terhadap pelanggaran tetapi juga memberikan solusi untuk produsen yang ingin beroperasi di koridor yang sah. Hal ini penting untuk menciptakan iklim usaha yang lebih baik di sektor rokok.

Tinggalkan komentar