IHSG Ditutup Melemah di Level 6.101 pada 23 Juni 2026

Virgiawan Mahardika

IHSG Ditutup Melemah di Level 6.101 pada 23 Juni 2026
IHSG Ditutup Melemah di Level 6.101 pada 23 Juni 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 15,36 poin atau 0,25 persen ke level 6.101 pada sesi terakhir perdagangan pada Selasa, 23 Juni 2026.

Dalam penutupan perdagangan ini, terdapat 294 saham yang menguat, sementara 398 saham melemah dan 267 saham stagnan. Total transaksi perdagangan mencapai Rp32,7 triliun dari 39,8 miliar saham yang diperdagangkan.

Proyek Perpanjangan Rute MRT Jakarta dari Lebak Bulus ke Serpong Terus Berlanjut

Indeks LQ45 mengalami penurunan sebesar 0,13 persen menjadi 598, sedangkan indeks JII menguat 0,54 persen menjadi 363. Indeks IDX30 melemah 0,21 persen ke level 338, dan indeks MNC36 turun 0,49 persen menjadi 263.

Sektor yang mengalami penurunan mencakup energi, keuangan, transportasi, dan teknologi. Sebaliknya, sektor yang menguat meliputi konsumer non-siklikal, infrastruktur, industri, konsumer siklikal, bahan baku, dan kesehatan.

Proses Restrukturisasi 300 BUMN Dilaporkan Rosan Roeslani ke Prabowo

Di antara saham-saham yang mengalami kenaikan signifikan, saham PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) naik 33,71 persen ke harga Rp119.

Saham PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) juga naik 25 persen menjadi Rp1.475, sementara saham PT Pratama Widya Tbk (PTPW) naik 24,74 persen menjadi Rp1.218.

Di sisi lain, saham-saham yang masuk dalam kategori top losers termasuk PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) yang turun 14,84 persen ke harga Rp5.450.

PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) juga mengalami penurunan 14,81 persen menjadi Rp92 dan PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) turun 14,06 persen di harga Rp2.200.

Penutupan IHSG hari ini mencerminkan kondisi pasar yang beragam, dengan pergerakan yang berbeda pada sektor-sektor tertentu. Ekonomi Okezone terus memberikan berita ekonomi terkini dan terpercaya.

Tinggalkan komentar