Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa mereka berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan bale pakaian bekas impor ilegal di Jakarta dan Kalimantan Barat. Penyitaan ini terjadi melalui jalur darat di perbatasan lintas negara.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, menjelaskan bahwa wilayah pesisir dan daratan Kalimantan menjadi pintu masuk utama bagi jaringan ini. Barang-barang tersebut dikumpulkan dan didistribusikan menggunakan armada kapal laut menuju pelabuhan utama di Jawa.
Djaka menyatakan, "Barang bekas ini yang pasti bahwa jalur masuknya adalah dari Kalimantan. Kalau dilihat dari jalur masuknya Kalimantan tentu dikumpulkan di perbatasan secara bertahap dimasukkan ke wilayah Indonesia," saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (23/6/2026).
Ia juga menambahkan bahwa letak geografis perbatasan darat Indonesia, yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, dimanfaatkan sebagai titik transit awal. DJBC mendeteksi adanya keterlibatan pasokan dari beberapa negara besar di Asia Timur, termasuk Korea dan China.
"Pintu masuk di perbatasan yang pasti negara tetangga kita adalah sebagai pintu masuknya. Asal barang ini bisa dari mana saja," imbuh Djaka.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga turut hadir meninjau fisik barang sitaan di dermaga Pelabuhan Tanjung Priok. Ia memberikan catatan mengenai karakteristik muatan baju bekas ilegal yang disita kali ini.
Purbaya mencatat penurunan signifikan dalam mutu dan kualitas visual dari pakaian bekas impor yang disita dibandingkan dengan kasus tangkapan pada tahun-tahun sebelumnya. "Kalau Anda lihat barangnya ini kan jelek, enggak sebagus yang dulu.
Ini mungkin sumbernya dari negara yang gak jauh dari kita, negara berkembang atau negara yang tidak terlalu maju," tuturnya.
Tangkapan ini menunjukkan tren meningkatnya penyelundupan baju bekas ilegal yang menjadi perhatian serius pihak berwenang. DJBC berkomitmen untuk terus memerangi jaringan penyelundupan ini demi melindungi industri dalam negeri.












Tinggalkan komentar