Purbaya Pede Harga Pertamax Bakal Turun Setelah Kesepakatan AS-Iran

Virgiawan Mahardika

Juni 22, 2026

2
Min Read
Purbaya Pede Harga Pertamax Bakal Turun Setelah Kesepakatan AS-Iran
Purbaya Pede Harga Pertamax Bakal Turun Setelah Kesepakatan AS-Iran

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 yang naik pada 9 Juni 2026 akan mengalami penurunan. Penurunan ini diperkirakan terjadi berkat kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Purbaya menyampaikan keyakinannya dalam rapat kerja dengan Komite IV DPD RI pada hari Senin, 22 Juni 2026. "Saya yakin dengan potensi menurunnya harga minyak dunia, harga Pertamax dan lain-lain pun akan turun sehingga pondasi pertumbuhan ekonomi kita akan semakin kuat," ujarnya.

Harga Cabai Rawit Merah Naik Menjadi Rp 76.300 per Kg pada 21 Juni 2026

Ia juga mengakui bahwa kenaikan harga minyak dunia selama ini sudah menjadi tekanan bagi ekonomi Indonesia. Untuk memitigasi dampak tersebut, pemerintah terpaksa menaikkan harga beberapa jenis BBM non subsidi.

"Ketika ketidakpastian meningkat seperti kemarin, harga minyak dunia tinggi sekali, kita dalam ujian yang berat," tambah Purbaya.

Prospek membaiknya kondisi pasca-perang AS-Iran memberikan harapan bahwa perkembangan ekonomi pada kuartal II-2026 bisa lebih baik. Purbaya menilai, jika dilihat dari data saat ini, Indonesia telah melewati masa-masa sulit tersebut. "Tinggal memperbaiki pondasi yang sudah ada supaya kita bisa tumbuh lebih optimal," imbuhnya.

Purbaya menekankan bahwa meskipun keadaan tidak ideal, tindakan yang diambil untuk mengatasi dampak global dinilai perlu. "Alhamdulillah, sampai sekarang kita masih bisa tumbuh baik," tutupnya. Dengan demikian, pendapat Purbaya menunjukkan bahwa ada harapan untuk perbaikan ekonomi ditiap sektor, termasuk di sektor energi.

Tinggalkan komentar