Danantara Gelar Forum Strategis untuk Perkuat Sinergi Kementerian dan Lembaga

Virgiawan Mahardika

Juni 22, 2026

2
Min Read
Danantara Gelar Forum Strategis untuk Perkuat Sinergi Kementerian dan Lembaga
Danantara Gelar Forum Strategis untuk Perkuat Sinergi Kementerian dan Lembaga

Danantara Indonesia mengadakan Danantara Government Strategic Forum pada Kamis, 18 Juni 2026, di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta. Forum ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dengan kementerian dan lembaga guna mendukung prioritas pembangunan pemerintah.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dunia. Ia menyebutkan bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi ekonomi nasional.

Iran Mulai Ekspor 20 Juta Barel Minyak Pasca Kesepakatan dengan AS

Menurut Pandu, peluang besar untuk pertumbuhan berkelanjutan ada berkat kekuatan demografi, kekayaan sumber daya alam, dan kapasitas industri nasional. Namun, ia menggarisbawahi bahwa sinergi dan investasi yang disiplin diperlukan untuk menghasilkan nilai ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam forum tersebut, Pandu menyatakan, "Dengan kekuatan demografi, kekayaan sumber daya alam, dan meningkatnya kapasitas industri nasional, kita memiliki peluang besar untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan." Pernyataan ini menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan swasta dalam mencapai tujuan ekonomi.

Dalam acara tersebut, hadir pula Managing Director Investment Danantara Investment Management, Stefanus Ade Hadiwidjaja, yang mendukung pendekatan investasi untuk proyek strategis. Ia menekankan pentingnya disiplin dalam alokasi modal dan perhatian pada sektor prioritas.

Sahala Situmorang, Managing Director Finance Danantara Asset Management, menyoroti peran transformasi BUMN dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional. Ia menyatakan bahwa pengelolaan aset negara seharusnya tidak hanya fokus pada kinerja finansial, tetapi juga pada peningkatan kapasitas institusional.

Reza Yamora Siregar, Managing Director Chief Economist BPI Danantara, menambahkan bahwa tantangan utama adalah meningkatkan kapasitas ekonomi secara berkelanjutan untuk mencapai target Indonesia Emas 2045. Saat ini, pendapatan per kapita Indonesia berada di kisaran US$5.000 dan memerlukan pertumbuhan berkualitas melalui investasi.

Danantara Indonesia berharap forum ini dapat membangun pemahaman yang lebih baik antara Danantara dan kementerian/lembaga agar kolaborasi lintas sektor dapat dilakukan lebih efektif. Forum ini dihadiri oleh 249 peserta dari pejabat Eselon I dan II dari berbagai kementerian, termasuk kementerian koordinator dan lembaga strategis.

Tinggalkan komentar