Kemenhan Konfirmasi Dua Peserta Latsarmil Meninggal Dunia di Balikpapan

Chintia Anggy

Kemenhan Konfirmasi Dua Peserta Latsarmil Meninggal Dunia di Balikpapan
Kemenhan Konfirmasi Dua Peserta Latsarmil Meninggal Dunia di Balikpapan

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengonfirmasi dua peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) pada Juni 2026. Kabar ini disampaikan setelah muncul di media sosial pada Senin, 22 Juni 2026.

Pertama, Anisa Muyassaroh yang mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni 2026. Ia telah mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Wapres Gibran Buka Pesparawi Nasional XIV dan Tekankan Perdamaian di Papua

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan bahwa Anisa meninggal dunia akibat heat stroke. Kematian kedua adalah Yonanda Muhammad Taufiq saat mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja.

Rico menjelaskan bahwa Yonanda sempat mengalami penurunan kondisi fisik pada 15 Juni 2026 dan dirujuk ke rumah sakit. Berdasarkan keterangan medis, Yonanda dinyatakan meninggal dunia akibat cardiac arrest.

Presiden Prabowo dan Rosan Diskusikan Optimalisasi Aset Negara untuk Masyarakat

Rico menegaskan bahwa Anisa, Yonanda, dan seluruh peserta latsarmil telah melalui pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti program tersebut. Semua peserta menjalani materi pendidikan yang telah dinyatakan aman untuk warga sipil oleh TNI.

Kendati demikian, Kemenhan memastikan untuk terus mengevaluasi pelaksanaan pendidikan latsarmil agar peserta bisa menjalani materi dengan lebih aman. Mengenai Anisa dan Yonanda, Kemenhan berkomitmen memberikan perhatian kepada keluarga mereka.

Rico mengungkapkan, Kementerian Pertahanan bersama TNI telah memberikan pendampingan kepada keluarga kedua peserta dan memastikan proses penanganan dilakukan sesuai prosedur. Kemenhan juga berupaya menjaga keselamatan seluruh peserta latsarmil di masa yang akan datang.

Tinggalkan komentar