Kebakaran di Duren Sawit Hanguskan Dua Warung dan Satu Rumah, 18 Jiwa Selamat

Zeko Arabian

Kebakaran di Duren Sawit Hanguskan Dua Warung dan Satu Rumah, 18 Jiwa Selamat
Kebakaran di Duren Sawit Hanguskan Dua Warung dan Satu Rumah, 18 Jiwa Selamat

Warga Jalan Laut Benda, Duren Sawit, Jakarta Timur, dikejutkan oleh kebakaran yang melanda dua warung kelontong dan satu rumah pada Rabu (22/5/2024) dini hari. Insiden ini terjadi saat penghuninya tengah tidur, namun seluruh penghuni berhasil dievakuasi.

Badriah, pemilik salah satu warung yang terbakar, mengungkapkan bahwa ia terbangun setelah mendengar teriakan kebakaran. "Saya lagi tidur, dengar teriakan kebakaran, terus saya langsung bangun, bangunin suami juga, karena saya dengar bunyi gitu," ujarnya di lokasi kejadian.

Pemerintah Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Pastikan Iklim Investasi Stabil

Peristiwa ini menyebabkan kepanikan luar biasa di antara warga setempat, yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Api dengan cepat membesar karena adanya material mudah terbakar di dalam warung, termasuk stok bensin eceran.

Badriah menambahkan, warga segera berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Dengan cepat, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur merespons laporan tersebut.

Pramono Anung Canangkan Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas tanpa APBD

Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 14 unit mobil pemadam dan 70 personel ke lokasi untuk memadamkan api. Mereka berjuang keras untuk melokalisir api agar tidak meluas ke pemukiman padat di sekitar kawasan tersebut.

Menurut Abdul Wahid, Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, semua penghuni berhasil dievakuasi. "Sekitar delapan kepala keluarga dengan total 18 jiwa selamat dari insiden tersebut," jelasnya. Kebakaran ini menyisakan trauma bagi warga, khususnya bagi Badriah yang kehilangan warungnya.

Kebakaran ini juga mengingatkan warga akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran. Petugas kini tengah menyelidiki penyebab pasti dari kebakaran tersebut.

Tinggalkan komentar