258 BUMN Telah Dikonsolidasikan, CEO BPI Danantara Laporkan ke Prabowo

Virgiawan Mahardika

258 BUMN Telah Dikonsolidasikan, CEO BPI Danantara Laporkan ke Prabowo
258 BUMN Telah Dikonsolidasikan, CEO BPI Danantara Laporkan ke Prabowo

Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Roeslani, melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa 258 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah dikonsolidasikan. Dalam waktu dekat, Danantara berencana melanjutkan proses konsolidasi untuk 300 BUMN.

Rosan menyampaikan informasi tersebut saat dipanggil Prabowo ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu, 21 Juni 2026. Dari total 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan berdasarkan laporan yang diterima Prabowo.

Ledakan di Fasilitas LNG Qatar, 54 Orang Terluka dan 18 Hilang

Rosan dikutip dari akun Instagram resmi @rosanroeslani, pada 23 Juni 2026, menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi perusahaan. Dengan konsolidasi ini, diharapkan setiap BUMN dapat saling memperkuat tata kelola perusahaan dan meningkatkan daya saing.

Konsolidasi ini disebutkan bertujuan meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, dan memperbesar daya saing, sebagaimana disampaikan Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM.

Pemerintah Tegaskan Pengawasan Ketat Terhadap Impor Ilegal

Dalam pertemuan tersebut, Rosan juga membahas kemungkinan peran Danantara dalam pengembangan sektor pariwisata. Ia menyatakan bahwa sektor tersebut dapat membantu membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional.

Kami juga mendiskusikan peluang pengembangan sektor baru yang dapat didorong oleh Danantara, seperti pariwisata, event olahraga, dan industri kreatif. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta merangsang pertumbuhan ekonomi nasional.

Kegiatan konsolidasi BUMN ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengoptimalkan kinerja entitas pelat merah. Seiring dengan rencana konsolidasi lebih lanjut, diharapkan dampak positif akan dirasakan oleh masyarakat dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

Tinggalkan komentar