Iran Siapkan Angkatan Bersenjatanya Menanggapi Ancaman Dari AS

Zeko Arabian

Juni 22, 2026

2
Min Read
Iran Siapkan Angkatan Bersenjatanya Menanggapi Ancaman Dari AS
Iran Siapkan Angkatan Bersenjatanya Menanggapi Ancaman Dari AS

Iran mengumumkan kesiapan penuh angkatan bersenjatanya untuk membalas setiap ancaman militer dari Amerika Serikat. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan baru di antara kedua negara.

Ketegangan ini mencuat saat upaya diplomasi kedua negara sering diwarnai dengan ancaman terbuka. Pernyataan ini juga mencerminkan kegagalan intimidasi Barat dalam menekan posisi tawar Teheran.

Ribuan Warga Padati Jakarta Fair Rayakan HUT ke-499 Kota Jakarta

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memimpin perundingan dengan Amerika Serikat di Pakistan pada Sabtu, 11 April 2026. Ia menegaskan, Iran bersedia membuka Selat Hormuz jika asetnya di Qatar dikembalikan.

Sikap tegas Ghalibaf menunjukkan bahwa diplomasi tidak akan berjalan di bawah tekanan senjata. Ia memberikan peringatan kepada Washington agar menjaga ucapan mereka di ruang publik.

Ghalibaf berpendapat bahwa gertakan AS menunjukkan frustrasi yang mendalam dan jika tekanan tersebut berhasil, situasi kini pasti berbeda. Melalui akun media sosial X, ia menegaskan kesiagaan tinggi militer Iran.

“Sebaiknya mereka berhati-hati dengan pernyataan mereka. Angkatan bersenjata kita siap merespons dengan cara lain,” kata Ghalibaf dalam pernyataannya, yang dikutip dari Xinhua pada Senin, 22 Juni 2026.

Pernyataan Ghalibaf tersebut menegaskan posisi Iran yang serius dalam menghadapi ancaman militer. Selain itu, ia menunjukkan bahwa Iran tidak akan mundur di tengah tekanan internasional.

Ketegangan ini menjadi puncak dari hubungan buruk antara Iran dan AS yang terus memburuk selama bertahun-tahun. Dalam konteks global, situasi ini menyoroti tantangan diplomasi di Timur Tengah yang semakin rumit.

Tinggalkan komentar