Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa gaji pegawai negeri dan guru di Indonesia tidak dapat membaik akibat kebocoran anggaran yang mencapai USD 150 miliar atau Rp2.500 triliun per tahun.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa (23/6). Prabowo menjelaskan bahwa kekurangan dana ini disebabkan oleh praktik kebocoran anggaran yang telah berlangsung lama.












Tinggalkan komentar