Yann LeCun, peneliti yang dikenal sebagai 'bapak AI', menyatakan bahwa perusahaan AI milik Elon Musk, xAI, gagal bersaing dengan perusahaan lainnya. Ia menyampaikan kritik ini dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada Sabtu, 20 Juni 2026.
LeCun menilai bahwa xAI tidak akan mampu bersaing di pasar karena sejumlah co-founder telah meninggalkan perusahaan tersebut. Ia menambahkan, "xAI bisa dibilang gagal, terus terang, karena tim pendirinya telah pergi."
Selama setahun terakhir, banyak co-founder xAI yang memilih untuk pergi. Musk pernah menggabungkan xAI dengan SpaceX pada Februari 2026, dengan valuasi mencapai USD 1,25 triliun.
Dalam laporan kuartal yang berakhir 31 Maret, divisi AI SpaceX, termasuk xAI, melaporkan kerugian operasional sebesar USD 2,5 miliar. Kondisi ini menjadi sorotan LeCun, yang berpendapat bahwa Musk kini sulit merekrut talenta terbaik di bidang AI karena hubungan buruknya dengan tim sebelumnya.
LeCun juga menyebutkan bahwa xAI memiliki potensi infrastruktur besar yang dapat disewakan ke perusahaan lain, dan ini mungkin menjadi satu-satunya cara untuk menutup kerugian yang dialami Musk. "Elon sekarang berada dalam posisi yang sangat sulit untuk merekrut orang-orang terbaik di bidang AI," tuturnya.
Di samping itu, LeCun mengungkapkan pesimisme terhadap masa depan xAI dalam bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain, seperti OpenAI dan Anthropic. "Saya tidak terlalu optimis tentang prospek xAI," jelasnya.
LeCun, yang juga dikenal sebagai pionir di bidang kecerdasan buatan, sebelumnya merupakan peneliti utama di Meta sebelum mendirikan AMI Labs. Ia dan Musk telah berdebat mengenai berbagai topik, termasuk AI dan teori konspirasi yang dilontarkan Musk di media sosial.
Musk sendiri pernah menyatakan bahwa LeCun tidak lagi memahami perkembangan terbaru dalam bidang AI. Perseteruan antara kedua tokoh ini menambah warna dalam dinamika industri AI.
Artikel informasi ini dari sumber: inet.detik.com. Sebelum diterbitkan, isinya sudah diperiksa dua kali oleh penulis dan editor kami agar informasinya dijamin benar.










Tinggalkan komentar