Portugal gagal meraih kemenangan saat ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga perdana Grup K, Kamis (18/6) lalu. Penyerang Cristiano Ronaldo, yang berusia 41 tahun, tampil di lapangan selama 90 menit, namun mendapat kritik tajam atas performanya yang dianggap kurang memuaskan.
Setelah laga, Ronaldo menjadi sasaran kritik publik dengan anggapan bahwa pelatih Roberto Martinez memberikan 'perlakuan istimewa' kepada pemain bintang tersebut meskipun kontribusinya minim. Beberapa rekan setim, termasuk Joao Neves dan Bruno Fernandes, juga sempat merasakan dampak kritik yang ditujukan kepada Ronaldo.
Menanggapi situasi ini, Ruben Dias menyatakan bahwa kritik yang diarahkan kepada Ronaldo tidak terlalu berdampak bagi tim. Di laman Independent, Dias menyebut bahwa pendapat negatif itu hanya dianggap sebagai 'kebisingan'. Dia berkomentar, "Kritik itu tidak berarti bagi kami, itu hanya kebisingan dan bagian dari kompetisi. Semuanya hanya kebisingan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dias mengingatkan bahwa situasi seperti ini bukanlah hal baru. "Hal itu selalu terjadi jika Anda menjalani pertandingan yang tidak berjalan baik. Kami mengabaikan kritik yang tidak perlu,” tegas bek Manchester City tersebut.
Kedepannya, Portugal akan melakoni laga kedua grup melawan Uzbekistan pada Selasa (24/6) dini hari WIB.
Kepentingan untuk meraih hasil positif di laga berikutnya menjadi penting bagi Portugal setelah hasil imbang di laga perdana. Pertanyaan pun muncul mengenai apakah Cristiano Ronaldo akan mampu memberikan kontribusi lebih baik pada laga melawan Uzbekistan mendatang.
Catatan sumber artikel
Catatan sumber artikel
Artikel ini disusun ulang dari informasi sumber terbuka. Sumber asli: sport.detik.com. Naskah dibantu teknologi AI dan tetap perlu dicek editor sebelum dipublikasikan.









Tinggalkan komentar