WNA Uzbekistan Jadi Korban Penipuan Sopir Taksi Gelap di Jakarta

Zeko Arabian

WNA Uzbekistan Jadi Korban Penipuan Sopir Taksi Gelap di Jakarta
WNA Uzbekistan Jadi Korban Penipuan Sopir Taksi Gelap di Jakarta

Seorang warga negara asing (WNA) asal Uzbekistan, Sirqjiddin, berusia 39 tahun, menjadi korban penipuan saat hendak melakukan perjalanan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Penipuan ini terjadi setelah ia tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat dini hari, 19 Juni 2026.

Sirqjiddin datang ke Indonesia untuk berlibur dan berencana melanjutkan perjalanan melalui jalur darat. Namun, niatnya berubah menjadi pengalaman buruk ketika ia dihampiri oleh seorang sopir taksi gelap di bandara.

Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M, Michael Steven Dipulangkan dari Maroko

Sopir tersebut menawarkan jasa perjalanan menuju terminal resmi, tetapi justru membawanya ke sebuah “terminal bayangan” di Jalan Kayu Besar, Kalideres, Jakarta Barat. Di lokasi itu, Sirqjiddin membeli tiket bus dengan harga Rp1,2 juta dan membayar biaya transportasi tambahan Rp200 ribu.

Total nilai transaksi mencapai Rp1,4 juta. Selain tiket bus, sopir taksi gelap itu juga menjanjikan akan menjemput Sirqjiddin dari hotel untuk diantar ke titik keberangkatan bus, namun janji tersebut tidak ditepati.

Keputusan Mengejutkan Keir Starmer untuk Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris

Setelah menunggu tanpa kejelasan, Sirqjiddin merasa bingung dan terdampar di negara asing tanpa arah. Akhirnya, ia memutuskan untuk meminta bantuan ke Polsek Kalideres.

Tim Buser Reskrim Polsek Kalideres segera bergerak ke lokasi yang disebut sebagai terminal bayangan setelah menerima laporan dari Sirqjiddin. “Petugas kemudian mempertemukan Sirqjiddin dengan pemilik loket bus tersebut,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Rachmad Wibowo, saat dikonfirmasi pada Senin, 22 Juni 2026.

Kasus ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan saat menggunakan layanan transportasi, terutama bagi wisatawan asing. Penipuan serupa bisa terjadi dengan mudah di area yang tidak terawasi.

Tinggalkan komentar