Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menegaskan bahwa fungsi pengawasan lembaga legislatif tetap berjalan meski mayoritas partai di DPR berada di koalisi pendukung pemerintah. Pernyataan ini disampaikan Saan pada Jumat, tanggal 13 Oktober 2023.
Saan merespons tuduhan dari partai PDI Perjuangan yang berpendapat bahwa dirinya perlu berada di luar pemerintahan untuk memberikan kekuatan penyeimbang. Menurut Saan, meski banyak anggota DPR berasal dari partai yang mendukung pemerintah, mekanisme check and balances tetap berfungsi.
“Check and balances kan tetap jalan ya. Seluruh komisi DPR aktif mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai bermasalah ataupun yang menuai keluhan dari masyarakat,” ungkap Saan. Ia menunjukkan komitmennya untuk memastikan DPR tetap berfungsi sebagai lembaga kontrol.
Saan menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan oleh DPR, tetapi juga melibatkan komisi-komisi yang bertugas khusus untuk menilai dan mengaudit kebijakan pemerintah terkait berbagai sektor. Dengan struktur DPR saat ini, pendapat dan masukan dari semua fraksi tetap diperhitungkan.
Saan menekankan pentingnya peran DPR dalam menampung aspirasi masyarakat, meskipun ada dominasi partai koalisi. “Masyarakat tidak perlu khawatir bahwa suara mereka tidak didengar,” tegasnya.
Beliau mencatat bahwa walaupun ada tantangan, DPR akan terus memperkuat fungsi kontrol dan pengawasan. Diharapkan pemangku kebijakan tetap bersikap responsif terhadap kritik dan masukan dari legislatif.
Pernyataan ini menggambarkan komitmen Saan dan DPR untuk menjaga legitimasi dan efektivitas kontrol publik, walaupun terdapat kritik dari pihak-pihak tertentu. Dalam konteks ini, posisi DPR dalam sistem pemerintahan Indonesia menjadi lebih relevan untuk didiskusikan.












Tinggalkan komentar