Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka Hingga 9 Juli 2026

Virgiawan Mahardika

Juni 21, 2026

2
Min Read
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka Hingga 9 Juli 2026
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Dibuka Hingga 9 Juli 2026

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 dibuka mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2026, dengan target 20.000 peserta dari seluruh Indonesia. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengadakan pendaftaran ini untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengajak masyarakat usia kerja untuk memanfaatkan kesempatan ini. Ia mengatakan, peningkatan kompetensi sangat penting untuk menghadapi tuntutan dunia usaha yang terus berubah.

Darmawansyah juga menekankan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen Kemnaker untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. "Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses lebih luas terhadap pelatihan kerja yang berkualitas," ujarnya.

Program pelatihan ini akan diadakan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), serta unit pelaksana teknis daerah (UPTD). Jalur pendaftaran dapat dilakukan di laman resmi Skillhub di skillhub.kemnaker.go.id.

Calon peserta diwajibkan memiliki akun SIAPkerja dan memilih program pelatihan sesuai minat. Pendaftaran ditutup pada 9 Juli 2026 pukul 23.59 WIB. Proses seleksi dan wawancara akan dilakukan antara 10 hingga 15 Juli 2026, dengan pengumuman peserta yang lolos pada 16 Juli 2026.

Pembukaan program pelatihan dan orientasi bagi peserta dijadwalkan pada 20 Juli 2026. Darmawansyah berharap masyarakat memanfaatkan program ini sebagai langkah untuk meningkatkan keterampilan. "Pelatihan vokasi adalah investasi untuk masa depan," tegasnya.

Proses pendaftaran memerlukan beberapa langkah. Setelah mengunjungi situs Skillhub, peserta dapat melakukan pendaftaran dengan mengisi data diri. Pengisian profil SIAPkerja wajib dilengkapi agar dapat mengikuti pelatihan.

Selanjutnya, peserta disarankan mengikuti Asesmen Kecocokan Kerja dan Asesmen Penilaian Diri yang bersifat opsional. Asesmen ini penting untuk mengidentifikasi minat dan kesesuaian potensi peserta dengan jenis pelatihan yang dipilih.

Peserta dapat memilih hingga tiga program pelatihan dan harus menyelesaikan asesmen sebelum batas waktu untuk diproses dalam seleksi. Tes asesmen ini mencakup kemampuan dasar yang diperlukan untuk mengikuti pelatihan.


Catatan sumber artikel

Artikel informasi ini dari sumber: finance.detik.com. Sebelum diterbitkan, isinya sudah diperiksa dua kali oleh penulis dan editor kami agar informasinya dijamin benar.

Tinggalkan komentar