CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengungkap penyebab kecelakaan hebat yang dialami Marco Bezzecchi pada MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Minggu (28/6/2026). Menurut Rivola, Bezzecchi kehilangan kendali saat melaju terlalu cepat di Tikungan 15, yang dikenal sebagai salah satu sektor paling cepat di sirkuit tersebut.
"Terlalu cepat (Simply too fast)," kata Rivola, merujuk pada kecepatan Bezzecchi saat memasuki tikungan tersebut.
Bezzecchi memulai balapan dari posisi ketiga, namun sempat turun ke urutan kelima pada lap pembuka. Memasuki lap kedua, ia berusaha menyalip Marc Marquez untuk merebut posisi keempat. Sayangnya, saat berusaha memangkas jarak, motornya kehilangan traksi di Tikungan 15 dan terlempar ke area gravel.
Setelah kecelakaan, Bezzecchi langsung dievakuasi ke pusat medis sirkuit untuk mendapatkan perawatan.
Rivola menyayangkan insiden tersebut, menyatakan, "Sayang sekali Marco melakukan kesalahan. Padahal sepanjang akhir pekan dia tampil sangat cepat dan seharusnya bisa meraih hasil yang jauh lebih baik.
Prioritas utama sekarang adalah memastikan pemulihannya berjalan dengan baik setelah kecelakaan itu." Kecelakaan ini membuat Bezzecchi gagal finis dan kehilangan kesempatan untuk menambah poin, serta harus menyerahkan puncak klasemen sementara MotoGP 2026 kepada rekan setimnya, Jorge Martin.
Meski mengalami kecelakaan yang cukup keras, Rivola menilai performa motor Aprilia RS-GP tetap sangat kompetitif, terutama di sektor-sektor berkecepatan tinggi. "Saya rasa keunggulan Aprilia bukan hanya di Tikungan 15, tetapi di seluruh bagian sirkuit yang memiliki kecepatan tinggi. Motor kami biasanya sangat kuat di area tersebut.
Namun kami ingin seluruh empat motor Aprilia mampu tampil maksimal, bukan hanya tiga," ujarnya.
Setelah terjatuh, Bezzecchi menjalani pemeriksaan di Medical Centre Sirkuit Assen di bawah pengawasan Direktur Medis MotoGP, Dr. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa ia tetap sadar penuh, mampu menggerakkan keempat anggota tubuh, dan tidak ditemukan indikasi cedera neurologis maupun komplikasi serius.
Namun, tim medis memutuskan untuk membawanya ke Universitair Medisch Centrum Groningen untuk menjalani CT scan dan pemeriksaan radiologi karena mengeluhkan nyeri hebat akibat benturan. "Untungnya, sejauh ini tidak terlihat ada hal yang perlu dikhawatirkan," ujar Rivola.
Hasil di Assen menjadi pukulan bagi Bezzecchi, karena ini merupakan kegagalan ketiga secara beruntun baginya untuk meraih poin pada balapan utama.
Sebelumnya, ia terlibat insiden dengan Jorge Martin di tikungan pertama MotoGP Balaton dan tidak tampil pada balapan utama MotoGP Brno setelah dijatuhi hukuman akibat menabrak seorang marshal saat Sprint Race. Terakhir kali Bezzecchi berhasil finis dan meraih kemenangan pada balapan utama terjadi di MotoGP Italia di Mugello sekitar satu bulan lalu.
Akibat hasil di Assen, posisi puncak klasemen kini menjadi milik Jorge Martin, sementara Bezzecchi turun ke peringkat kedua dengan selisih tujuh poin dari rekan setimnya tersebut.












Tinggalkan komentar