Film Sekolah Rakyat Hadirkan Kisah Inspiratif Kehidupan Nyata

Zeko Arabian

Film Sekolah Rakyat Hadirkan Kisah Inspiratif Kehidupan Nyata
Film Sekolah Rakyat Hadirkan Kisah Inspiratif Kehidupan Nyata

Pemerintah bersama platform Penjaga Harapan merilis film berjudul Sekolah Rakyat, yang memiliki durasi sekitar 25 menit. Film ini mengangkat tema perjalanan transformasi dari berbagai keterbatasan menuju masa depan yang lebih baik.

Film Sekolah Rakyat dibuat dengan pendekatan dramatik, namun tanpa mengeksplorasi sisi penderitaan. Koordinator Konten Penjaga Harapan Doni Adhitia menjelaskan, proyek ini tidak hanya fokus pada produksi film, tetapi juga mencerminkan kerja sama berbagai pihak untuk menyampaikan nilai dan semangat program kepada masyarakat.

BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang

“Kami berharap film ini menjadi kerja bersama untuk membawa nilai ideologis Sekolah Rakyat kepada masyarakat. Ini bukan sekadar cerita, tapi upaya menghadirkan empati dan pemahaman bahwa program ini benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat,” ujar Doni dalam audiensi di Kantor Kementerian Sosial, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Audiensi tersebut dihadiri oleh tim kreatif Penjaga Harapan serta Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Dalam pertemuan ini, Agus Jabo menyatakan dukungan penuh dan menekankan pentingnya dampak dari hasil produksi film ini.

Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Diringkus di Maroko

“Kalau ini kita mulai, harus berhasil. Ini bukan sekadar produksi, tapi bagaimana masyarakat bisa melihat bahwa negara hadir dan memberi harapan,” tegas Agus Jabo.

Kementerian Sosial juga menawarkan dukungan dalam proses produksi, termasuk akses lokasi dan data yang diperlukan, serta koordinasi dengan unit terkait. Agus Jabo menambahkan bahwa Sekolah Rakyat bukan hanya tujuan akhir, tetapi instrumen bagi negara untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

“Sekolah Rakyat ini bukan tujuan, tapi alat yang disediakan negara agar anak-anak dari keluarga miskin bisa mewujudkan cita-citanya dan keluarganya bisa tergraduasi dari kemiskinan,” imbuhnya. Film ini diharapkan dapat menjadi refleksi nyata dalam mendukung pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia.

Tinggalkan komentar