Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua Pasien Pulang dari Kongo

Zeko Arabian

Juni 22, 2026

2
Min Read
Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua Pasien Pulang dari Kongo
Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua Pasien Pulang dari Kongo

Kementerian Kesehatan Israel mengumumkan kasus suspek Ebola kedua pada seorang warga yang baru kembali dari Republik Demokratik Kongo (DRC). Kasus ini menjadi yang kedua dalam waktu dua hari terakhir dan terkonfirmasi pada 22 Juni 2020.

Pasien tersebut mencari pertolongan medis setelah merasakan gejala demam, sakit kepala, dan diare, dua hari setelah tiba di Israel dari DRC. Dalam pernyataannya, Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa kasus ini masih berstatus dugaan.

Kapolri Ungkap Alasan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Terkait Ijazah Palsu

Sampel dari pasien kini sedang menjalani pemeriksaan laboratorium untuk menentukan apakah terinfeksi virus Ebola. Hasil dari tes tersebut diperkirakan akan keluar dalam beberapa hari ke depan. Sebagai tindakan pencegahan, pasien telah ditempatkan di ruang isolasi sesuai dengan protokol penanganan penyakit menular berbahaya.

Pasien dirawat dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Sheba Tel Hashomer Medical Center, yang merupakan rumah sakit rujukan di Israel untuk kasus penyakit infeksi berisiko tinggi.

Pengumuman mengenai kasus ini muncul sehari setelah Israel melaporkan kasus suspek Ebola pertama. Hal tersebut mengindikasikan adanya peningkatan perhatian tentang potensi penyebaran virus Ebola terutama bagi mereka yang baru kembali dari DRC.

Pada bulan Mei lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola yang melanda Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan, dengan risiko penyebaran lintas negara yang masih tinggi. WHO mengingatkan perlunya pengawasan ketat dan respons cepat dari otoritas kesehatan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Situasi ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan bagi para pelancong dan perlunya langkah-langkah kesehatan yang tepat bagi mereka yang kembali dari daerah rawan Ebola. Penanganan kasus ini menjadi fokus utama otoritas kesehatan Israel untuk memastikan keselamatan masyarakat.

Tinggalkan komentar