Serangkaian foto lawas memperlihatkan momen-momen misterius yang mengerikan, dengan latar belakang kisah-kisah yang menakutkan. Foto-foto tersebut menunjukkan bagaimana masa lalu menyimpan ingatan yang kelam dan dapat membuat bulu kuduk berdiri.
Salah satu foto mencatat dua orang yang tengah memindahkan kasur dari reruntuhan rumah mereka yang roboh, mengingatkan akan dampak dari bencana. Foto ini diambil dari Boredpanda.
Gambar lain menunjukkan meja makan yang disiapkan oleh Jenderal Hap Arnold untuk para terdakwa di Nuremberg, menyoroti konteks sejarah yang dramatis. Dalam foto ini, suasana mencekam seolah masih dapat dirasakan hingga kini.
Foto juga memperlihatkan para pekerja yang sedang memanjat Patung Liberty pada tahun 1938 untuk melakukan pekerjaan renovasi, melambangkan semangat dan keberanian dalam sejarah. Pameran Dunia saat itu juga menambah kepentingannya.
Di sisi lain, terdapat gambar seorang wanita mengenakan masker flu pada tahun 1919 selama epidemi flu Spanyol. Meskipun masker dianggap sebagai pelindung, sekitar 50 juta orang masih meninggal akibat penyakit tersebut. Ini menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi umat manusia pada masa itu.
Pesan menyeramkan dari Pembunuh Lipstik, William Heirens, juga ditampilkan, yang meninggal di penjara pada 2012. Pesan ini dituliskan di dinding kamar tidur salah satu korbannya. Heirens mencatatkan diri sebagai salah satu narapidana terlama.
Gambar bersejarah juga menunjukkan Gladys Roy dan Ivan Unger yang tengah bermain tenis di ketinggian 3.000 kaki. Tragisnya, Roy mengalami kecelakaan ketika berjalan ke baling-baling pesawat yang aktik, hingga merenggut nyawanya.
Sementara itu, seorang fotografer surat kabar Polandia mengambil gambar mayat yang dimasukkan ke dalam bagasi mobil, memperlihatkan sisi kelam dari kehidupan. Ini adalah contoh nyata bagaimana foto dapat merekam peristiwa-peristiwa tragis.
Terdapat juga dua topeng kematian yang dibuat dari wajah orang yang sudah meninggal, menambah nuansa misteri di tengah foto-foto tersebut. Topeng ini merupakan teknik bersejarah dalam mengenang orang yang telah tiada.
Beberapa foto lain mencakup gambar yang konon menunjukkan hantu dan penampakan pasien yang dikarantina selama pandemi Influenza 1918. Gudang-gudang yang diubah menjadi tempat penampungan bagi yang terinfeksi menggambarkan kesulitan yang dialami masyarakat saat itu.
Referensi sumber: inet.detik.com. untuk menjamin informasi yang kami sajikan dari sumber terpercaya.











Tinggalkan komentar