PBNU Selenggarakan Munas Konbes 2026 di Kediri Bahas Persiapan Muktamar

Chintia Anggy

Juni 20, 2026

2
Min Read
PBNU Selenggarakan Munas Konbes 2026 di Kediri Bahas Persiapan Muktamar
PBNU Selenggarakan Munas Konbes 2026 di Kediri Bahas Persiapan Muktamar

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) 2026 di Kediri, Jawa Timur, pada 22-23 Juli. Acara ini bertujuan membahas persiapan muktamar dan isu penting bagi umat serta bangsa.

Munas dan Konbes diadakan di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo. Ketua Steering Committee, K.H. Ahmad Said Asrori, menyatakan bahwa forum ini merupakan kegiatan terakhir masa kepengurusan PBNU saat ini.

Selama dua hari, forum ini akan merumuskan keputusan penting terkait keagamaan, organisasi, dan regulasi. Pembukaan acara dijadwalkan pada Sabtu malam. Keputusan yang diambil diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga NU dan masyarakat secara umum.

K.H. Ahmad Said Asrori menambahkan bahwa Munas akan mengkaji berbagai isu strategis yang relevan untuk kehidupan berbangsa. Pembahasan mencakup tiga kategori: waqi’iyah, maudlu’iyyah, dan qanuniyah.

Kategori waqi’iyah mengacu pada persoalan hukum yang muncul dari realitas sosial. Maudlu’iyyah berfokus pada tema-tema keagamaan penting, sementara qanuniyah terkait dengan sikap organisasi terhadap regulasi.

Sekretaris SC, K.H. Amin Said Husni, menjelaskan posisi Munas dan Konbes dalam struktur organisasi NU. Keduanya merupakan permusyawaratan yang diadakan secara paralel dan berada satu tingkat di bawah muktamar yang merupakan forum tertinggi NU.

Munas diikuti oleh utusan Syuriah PWNU dari seluruh Indonesia. Sementara itu, Konbes melibatkan utusan Tanfidziyah PWNU dari 38 provinsi. Ini menunjukkan spesialisasi di masing-masing forum sebagaimana dijelaskan oleh K.H. Amin Said Husni.

Saifullah Yusuf, Ketua Organizing Committee, mengumumkan bahwa penutupan akan berlangsung di Bangkalan pada 23 Juli. Acara ini juga akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, yang dijadwalkan memberikan sambutan.

K.H. Ahmad Said Asrori mengekspresikan harapannya agar Munas dan Konbes dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi warga NU dan masyarakat luas.

PBNU juga menyiapkan agenda penting menuju Muktamar ke-35 pada Agustus 2026, dengan fokus pada pembentukan panitia dan verifikasi administrasi peserta. Forum menginginkan Muktamar ke-35 NU bisa segera dilaksanakan untuk mengatasi polemik internal.

Sebelumnya, beberapa forum telah meminta diadakannya Muktamar Luar Biasa jika diperlukan untuk menjaga stabilitas organisasi. Rapat gabungan dijadwalkan akan digelar pada Sabtu mendatang dengan dihadiri semua unsur kepengurusan PBNU.


Catatan sumber artikel

Artikel informasi ini dari sumber: merdeka.com. Sebelum diterbitkan, isinya sudah diperiksa dua kali oleh penulis dan editor kami agar informasinya dijamin benar.

Tinggalkan komentar