Cristiano Ronaldo mencetak dua gol saat Portugal mengalahkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026, yang berlangsung pada 25 Oktober 2026. Dengan pencapaian ini, Ronaldo menjadi pemain pertama dalam sejarah yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia yang berbeda.
Gol-gol tersebut menambah koleksi golnya di ajang Piala Dunia menjadi dua digit, melampaui rekor Eusebio sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di turnamen ini. Menariknya, seluruh gol yang dicetak Ronaldo di Piala Dunia terjadi pada fase grup.
Pemain berusia 41 tahun ini mencetak gol pertamanya di Piala Dunia pada usia 21 tahun saat Portugal menghadapi Iran di Piala Dunia 2006. Sejak saat itu, Ronaldo selalu berhasil mencatatkan namanya di papan skor di setiap edisi Piala Dunia yang diikutinya, dari 2006 hingga 2026.
Sebelum mencetak dua gol melawan Uzbekistan, pencapaian terbaik Ronaldo terjadi pada Piala Dunia 2018, di mana ia mencetak hat-trick melawan Spanyol dan menambah satu gol saat melawan Maroko.
Di sisi lain, Lionel Messi, yang juga tampil di enam edisi Piala Dunia, memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Messi mencetak gol pertamanya pada Piala Dunia 2006 saat berusia 18 tahun, namun sempat mengalami tujuh penampilan beruntun tanpa gol, termasuk di Piala Dunia 2010.
Ia kemudian bangkit pada 2014 dengan mencetak empat gol di fase grup, menambah satu gol pada edisi 2018, dan mencapai puncaknya di Piala Dunia 2022 dengan tujuh gol, termasuk dua gol di final yang mengantar Argentina menjadi juara dunia.
Saat ini, di Piala Dunia 2026, Messi sudah mengemas lima gol hanya dalam dua pertandingan pertama. Catatan ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
Perdebatan mengenai siapa yang lebih hebat antara Messi dan Ronaldo mungkin tidak akan pernah berakhir, tetapi saat ini, Messi dan Ronaldo sama-sama memegang rekor gol Piala Dunia: Messi sebagai pencetak gol terbanyak dan Ronaldo sebagai pemain paling konsisten yang mampu mencetak gol di enam edisi
berbeda.












Tinggalkan komentar