Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Road Trip Pakai Mobil Listrik

Mesti Musialah

Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Road Trip Pakai Mobil Listrik
Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Road Trip Pakai Mobil Listrik

Dilansir dari Kompas.com, Mobil listrik kini tidak lagi hanya digunakan untuk mobilitas harian di dalam kota. Dengan semakin banyaknya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan listrik juga semakin mudah dilakukan.

Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar road trip menggunakan mobil listrik berjalan aman dan nyaman.

Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat di Alun-Alun Depok untuk Apresiasi Pelanggan

Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, menyarankan agar pengemudi memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat. "Cek level coolant pendingin, level harus di max. Kalau level di minimal wajib diisi coolant atau diganti," ujarnya. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan sistem pendingin berfungsi dengan baik selama perjalanan.

Selain itu, kondisi ban dan kaki-kaki kendaraan juga harus diperiksa. Yogig menekankan pentingnya memastikan ban tidak sobek atau retak, mengingat mobil listrik biasanya lebih berat dibandingkan mobil konvensional.

Kenaikan Harga BBM Mendorong Minat Konsumen Terhadap Mobil Listrik di Jakarta

"Cek kondisi ban mobil, ini sangat penting, apakah ban ada yang sobek atau retak, mengingat mobil EV beratnya bisa sampai 2 ton," tambahnya. Pemeriksaan kaki-kaki kendaraan juga perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada komponen yang aus atau mengalami kerusakan sebelum digunakan menempuh perjalanan jauh.

Pengemudi juga disarankan untuk memastikan sistem pendingin kabin berfungsi optimal sebelum perjalanan. "Kondisi AC wajib selalu dingin," kata Yogig. Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan, terutama dalam cuaca panas.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, menekankan perlunya merencanakan lokasi pengisian daya sebelum memulai perjalanan. "Tentukan lokasi SPKLU dan cek sinyal. Pastikan lokasi tersebut memiliki jaringan internet yang memadai," ujarnya.

Menurut Sony, pengemudi perlu menentukan lokasi pengisian daya yang akan digunakan selama perjalanan. Bukan hanya memastikan keberadaan SPKLU, tetapi juga mengecek apakah lokasi tersebut memiliki jaringan internet yang memadai.

Sony berbagi pengalamannya saat melakukan perjalanan dari Jakarta ke Semarang. Meskipun banyak rest area yang menyediakan SPKLU, tidak semua memiliki sinyal yang baik untuk mengakses aplikasi pengisian daya. "Di perjalanan itu sudah banyak rest area menyediakan fasilitas SPKLU. Tetapi ternyata tidak ada sinyal," katanya.

Akibatnya, proses pengisian daya menjadi terhambat karena kendaraan harus keluar masuk area tertentu untuk mendapatkan jaringan internet.

Selain itu, Sony mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan mobil untuk terus berjalan tanpa istirahat. "Mobil listrik ini kan baterainya tidak boleh terus-terusan dihidupin selama perjalanan. Artinya memang kadang-kadang butuh istirahat," ujarnya.

Pengemudi juga disarankan untuk mengisi daya baterai ketika kapasitas masih sekitar 40 persen, untuk menghindari panas berlebih. Dengan persiapan yang matang, perjalanan jauh menggunakan mobil listrik dapat tetap nyaman tanpa khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.

Tinggalkan komentar