Survei online yang dilakukan oleh Jakpat pada 26-30 Juni 2025 menunjukkan bahwa satu dari empat milenial hanya berencana mengundang kurang dari 50 tamu di pesta pernikahan mereka.
Survei ini mengungkapkan bahwa hanya 9% responden yang ingin dihadiri 501-1.000 tamu. Hal ini menunjukkan tren pernikahan yang lebih sederhana di kalangan milenial.
Menurut Jakpat, laporan ini memberikan wawasan berharga tentang preferensi dan kekhawatiran pasangan yang akan menikah. "Studi ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana calon pengantin mendekati hari besar mereka dan kehidupan setelah menikah," ungkap Jakpat melalui situs resmi mereka.
Dari hasil jajak pendapat, 16% responden menyatakan ingin mengundang kurang dari 50 tamu. Sebanyak 29% menginginkan tamu sebanyak 51-100, dan 24% lainnya berharap 101-300 tamu. Sisa 9% memilih tamu 501-1.000 orang.
Mengenai anggaran untuk acara pernikahan, mayoritas peserta, yakni 41%, menyatakan bahwa mereka memiliki anggaran antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta. Kemudian, 32% responden memiliki budget di bawah Rp 50 juta.
Sebanyak 16% memilih anggaran antara Rp 100-250 juta, 7% menginginkan Rp 250-500 juta, dan hanya 4% yang memiliki anggaran lebih dari Rp 500 juta.
Menariknya, hasil survei juga menunjukkan bahwa banyak milenial tidak mengandalkan dana bantuan orang tua untuk pernikahan. Sebanyak 45% responden mengandalkan tabungan pribadi. Sedangkan 40% lainnya mengatakan bahwa anggaran pernikahan berasal dari tabungan bersama.
Hanya 7% yang memilih dana pernikahan dikeluarkan salah satu pihak, dan 6% berharap bantuan dari orang tua. "67% laki-laki memilih tabungan pribadi, menunjukkan mereka lebih merasa bertanggung jawab atas pendanaan pernikahan, sementara banyak perempuan memilih tabungan bersama," kata Jakpat.
Referensi sumber: inet.detik.com. untuk menjamin informasi yang kami sajikan dari sumber terpercaya.












Tinggalkan komentar