Maroko Berpotensi Tanpa Hakimi di Piala Dunia 2026 karena Kasus Hukum

Rei Satya

21 Juni 2026

1
Min Read

[addtoany]

Maroko Berpotensi Tanpa Hakimi di Piala Dunia 2026 karena Kasus Hukum
Maroko Berpotensi Tanpa Hakimi di Piala Dunia 2026 karena Kasus Hukum

Maroko menghadapi kemungkinan tidak dapat menurunkan Achraf Hakimi di Piala Dunia 2026 akibat terlibat kasus pemerkosaan. Hakimi dianggap bersalah dan harus menghadiri persidangan yang hingga saat ini belum dijadwalkan.

Maroko kini berada di posisi kedua klasemen Grup C dengan empat poin dari dua laga, tertinggal dalam selisih gol dari Brasil yang menduduki puncak. Jika Brasil mengalahkan Skotlandia, Maroko berpotensi besar finis sebagai runner-up yang akan melanjutkan ke babak 32 besar.

Maroko dijadwalkan menghadapi Haiti, tim terlemah di grup, pada laga ketiga di Atlanta Stadium pada Kamis, 25 Juni 2026. Jika berhasil melaju, mereka akan bertanding di Estadion BBVA, Guadelupe, Meksiko pada 29 Juni.

Namun, situasi Hakimi menjadi kerumitan baru bagi Maroko. Dalam kasus ini, Hakimi sudah kalah dalam upaya banding untuk menggugurkan kewajiban menghadiri persidangan.

Dikhawatirkan, status hukum yang bermasalah ini dapat menyebabkan Hakimi ditolak masuk ke Meksiko, karena negara tersebut menerapkan aturan larangan bagi individu yang terjerat kasus hukum.

Meskipun demikian, Federasi Sepakbola Maroko berpotensi mengajukan dispensasi kepada FIFA dan Pemerintah Meksiko untuk mendapatkan izin Hakimi agar dapat berpartisipasi dalam turnamen. Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai status Hakimi dan kemungkinan keikutsertaannya dalam Piala Dunia 2026.


Note:

Referensi sumber: sport.detik.com. untuk menjamin informasi yang kami sajikan dari sumber terpercaya.

[addtoany]

Tinggalkan komentar