Valve telah membuka reservasi untuk Steam Machine, konsol game yang telah ditunggu-tunggu, tujuh bulan setelah resmi diumumkan. Harga untuk Steam Machine mulai dari USD 1.049, atau sekitar Rp 18,7 juta, tergantung pada pilihan penyimpanan yang diinginkan pelanggan.
Steam Machine tersedia dalam dua varian penyimpanan, yaitu 512GB dan 2TB. Tidak termasuk Steam Controller, yang dijual terpisah dengan harga USD 99, Valve juga menawarkan paket bundling yang mencakup konsol dan kontroler.
Penjualan perdana Steam Machine dijadwalkan mulai pada 29 Juni 2026 dengan penerapan sistem lotre.
Sistem lotre diterapkan untuk menghindari penjualan konsol ke penadah yang akan menjual kembali dengan harga lebih tinggi. Gamer yang tertarik untuk melakukan reservasi harus memiliki akun Steam dan telah melakukan pembelian di platform tersebut sebelum 27 April.
Pendaftaran untuk reservasi dibuka hingga 25 Juni 2026. Setelah itu, Valve akan mengacak entri untuk menentukan siapa yang berhak atas reservasi dan daftar tunggu.
Pendaftar yang berhasil akan menerima email pada tanggal 29 Juni, yang berisi opsi untuk memesan Steam Machine, sedangkan sisa pendaftar akan masuk ke daftar tunggu.
Semua varian Steam Machine memiliki spesifikasi yang seragam. Konsol ini menggunakan prosesor semi-custom AMD Zen 4 6C/12T dan GPU AMD RDNA3 28CU, disertai RAM DDR5 16GB serta GDDR6 8GB. Penyimpanan dapat diperluas menggunakan microSD, memudahkan transfer game antara Steam Machine dan Steam Deck.
Steam Machine juga menjalankan sistem operasi SteamOS dan dilengkapi dengan dua port USB 2.0, dua port USB 3.2 Gen 1, serta satu port USB-C. Untuk konektivitas, konsol ini dapat dihubungkan ke TV atau monitor melalui DisplayPort 1.4 dan port HDMI 2.0.
Selain itu, perangkat ini mendukung Bluetooth 5.3 dan Wi-Fi 6E, memungkinkan koneksi yang lebih baik dengan perangkat lain.












Tinggalkan komentar