Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa dua pembangkit listrik besar mengalami kendala teknis pada Jumat, 19 Juni 2026, yang menjadi penyebab pemadaman listrik di Pulau Jawa.
Dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Darmawan menjelaskan bahwa kedua pembangkit tersebut terpaksa keluar dari sistem. Untuk mengatasi masalah ini, PLN segera menurunkan tim bersama mitra mereka untuk melakukan perbaikan.
Satu dari dua pembangkit besar tersebut berhasil dipulihkan pada Minggu, 21 Juni, malam. Ini membawa kabar positif bagi sistem kelistrikan di Pulau Jawa, yang mulai membaik setelah pembangkit tersebut kembali sinkron dengan jaringan.
Darmawan menambahkan, pemadaman bergilir yang terjadi pekan lalu dapat diminimalisasi berkat pemulihan pembangkit listrik ini. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat pemadaman tersebut.
Di sisi lain, Darmawan memastikan pasokan energi primer yang dibutuhkan oleh pembangkit, baik yang dikelola PLN maupun Independent Power Producer, sudah mulai stabil dan memenuhi spesifikasi. Dengan perbaikan ini, kelancaran pasokan listrik di Pulau Jawa diharapkan dapat kembali normal.
Kendala teknis pada pembangkit listrik sering kali jadi tantangan bagi PLN dalam menjaga kestabilan pasokan listrik. Dalam situasi seperti ini, upaya cepat dan kolaborasi dengan mitra menjadi sangat penting untuk memastikan layanan kepada masyarakat.












Tinggalkan komentar