Jakarta, Kompas.com – Pebalap muda Indonesia, Aldi Satya Mahendra, mengatakan bahwa memulai karier balap motor di usia belasan tahun sudah terlambat untuk mengejar ketertinggalan dalam kompetisi dunia.
Aldi, yang merupakan pebalap dari tim AS Blu Cru Racing Team, menyatakan bahwa untuk berhasil dalam balapan internasional, persiapan harus dimulai sejak dini. Menurutnya, usia yang ideal untuk mulai berlatih di dunia balap adalah jauh lebih muda daripada belasan tahun.
“Persaingan di dunia balap motor saat ini sangat ketat. Pebalap harus mempersiapkan diri secara matang dan memulai latihan dari usia yang lebih muda agar dapat bersaing,” ungkap Aldi dalam penjelasannya.
Aldi menambahkan bahwa pembinaan karakter dan kemampuan balap sejak anak-anak sangat penting untuk mencapai kesuksesan di level internasional. Pengalaman di lintasan dan teknik balap perlu dikuasai lebih awal agar dapat bersaing dengan pebalap dari negara lain.
Pernyataan Aldi muncul dalam konteks semakin berkembangnya industri balap motor di Indonesia, di mana semakin banyak talenta muda yang mencoba peruntungannya. Hal ini membuat persaingan semakin ketat, sehingga memulai lebih awal menjadi hal yang krusial.
Dalam pengamatan Aldi, pebalap yang memulai di usia sangat muda cenderung lebih siap ketika memasuki usia belasan tahun. “Mereka memiliki pengalaman lebih dan sudah terbiasa dengan tekanan balap,” katanya.
Sebagai contoh, pebalap top dunia sering kali mulai berlatih dan bersaing di kejuaraan lokal jauh sebelum remaja. Aldi juga berharap agar lebih banyak fasilitas pelatihan dan dukungan untuk pebalap muda di Indonesia agar mereka dapat berkembang dengan baik.
Kesimpulannya, Aldi Satya menekankan pentingnya memulai balap di usia yang lebih dini. Ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan pebalap yang kompetitif di tingkat dunia dan meningkatkan prestasi Indonesia di arena balap internasional.
Referensi sumber: otomotif.kompas.com. untuk menjamin informasi yang kami sajikan dari sumber terpercaya.












Tinggalkan komentar