Mobil Listrik dengan V2L Dapat Menjadi Solusi di Tengah Pemadaman Listrik

Mesti Musialah

Juni 22, 2026

2
Min Read
Mobil Listrik dengan V2L Dapat Menjadi Solusi di Tengah Pemadaman Listrik
Mobil Listrik dengan V2L Dapat Menjadi Solusi di Tengah Pemadaman Listrik

JAKARTA, KOMPAS.com – Belakangan ini, terjadi serangkaian pemadaman listrik di beberapa wilayah yang mengakibatkan aktivitas rumah tangga lumpuh total. Banyak masyarakat merasa kesulitan, sementara ketidakpastian kapan aliran listrik kembali, menambah kepanikan.

Di tengah kondisi tersebut, para pemilik mobil listrik dengan fitur Vehicle-to-Load (V2L) memiliki solusi alternatif. Mobil listrik dapat dialihfungsikan menjadi generator darurat berkapasitas besar bagi rumah tangga yang membutuhkan sumber energi saat pemadaman.

Agus Purwadi, Peneliti Senior dari Pusat Sistem Transportasi Berkelanjutan Institut Teknologi Bandung (ITB), menjelaskan bahwa pemilik mobil listrik tidak perlu merasa khawatir dalam situasi pemadaman ini. Dengan memahami kelebihan dan kekurangan, mereka dapat dengan mudah memanfaatkan mobilnya sebagai sumber daya tambahan.

Menurut Agus, penggunaan mobil listrik saat mati listrik tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi kendaraan ramah lingkungan sebagai solusi alternatif saat krisis energi. “Pemilik mobil listrik sebenarnya memegang kunci 'penyelamat' di tengah pemadaman listrik”, ujarnya.

Kondisi ini juga menjadi momentum bagi peningkatan kesadaran publik mengenai manfaat lebih dari mobil listrik. Mobil ini semakin dilihat sebagai investasi yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga praktis dalam kondisi darurat.

Fitur V2L memungkinkan kendaraan listrik untuk mengalirkan listrik ke peralatan rumah tangga, sehingga pemilik mobil dapat menyalakan lampu, charger gadget, bahkan peralatan elektronik lainnya selama pemadaman. Ketersediaan sumber daya ini tentu dapat mengurangi dampak pemadaman terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat.

Sementara itu, pemadaman listrik yang terjadi baru-baru ini menyentuh berbagai daerah di Indonesia, mempengaruhi ribuan pelanggan listrik. Respons terhadap pemadaman tersebut semakin mendesak, mengingat kebutuhan akan aliran listrik yang stabil terus meningkat.

Dalam konteks ini, pemilik mobil listrik diharapkan dapat memanfaatkan teknologi yang ada untuk membantu diri mereka sendiri dan mungkin juga tetangga di sekitar, menandakan kolaborasi komunitas di saat sulit.


Tinggalkan komentar